Hujan di musim panen kopi, tantangan menghasilkan kopi berkualitas

Hujan di musim panen kopi, tantangan menghasilkan kopi berkualitas. Dua tahun terakhir ini menjadi tantangan tersendiri bagi petani kopi temanggung, karena mulai dari musim berbunga sampai musim panen hujan seolah tak mau beranjak.

Ceri Arabika siap petik


Bulan April 2017 ini sudah mulai panen kopi arabika, sesuai prediksi hasil panen tahun ini kembali turun dari tahun 2016 lalu, diperkirakan turun lagi antara 25-35% dari tahun 2016, selain hasil yang menurun tantangan berikutnya adalah ceri sulit diproses secara standart tanpa menggunakan green house karena hujan yang kadang turun secara tiba-tiba.

Prosesing yang biasa dilakukan adalah Natural dan Fullwashed, namun menjadi benar-benar ekstra karena harus standby di lokasi penjemuran kopi sambil berbagi waktu dengan pergi ke kebun untuk memetik kopi.

Arabika Proses Wet ( Fullwashed ) sudah di jemur setengah kering

Perkiraan tahun ini puncak panen kopi Arabika pada bulan Juni-Juli lalu sebulan berikut tepatnya bulan agustus disusul panen Robusta.

Seperti juga arabika, produktifitas robusta pun sama turun antara 25-30% dari hasil panen tahun 2016 lalu.

Komentar

Postingan Populer